Sayonara Vios, Toyota Setop Produksi Sedan di Pabrik Karawang
- bestprofitfuturesb
- Aug 1, 2022
- 2 min read
PT. BESTPROFIT FUTURES

PT. BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyetop produksi mobil sedan Vios di pabrik perakitan Karawang, Jawa Barat. Kabar setop produksi Vios itu menyeruak di jagat maya, di antaranya diunggah salah satu akun Instagram. Terlihat sejumlah mekanik di pabrik perakitan memegang alat peraga bertuliskan 'Sayonara Vios'. BESTPROFIT
Dalam video itu juga terlihat rangka mobil sedan Vios dipajang di bagian depan video, seolah menandakan kerangka tersebut jadi mobil terakhir yang dirakit.
"Terima kasih Vios telah menjadi bagian sukses berdirinya plant dua [pabrik TMMIN Karawang]," ujar pria di dalam video itu.
Vios menjadi produk kedua setelah Yaris yang produksinya dihentikan di pabrik TMMIN dalam 3 tahun terakhir. PT. BESTPROFIT
CNNIndonesia.com telah mengonfirmasi terkait Vios setop produksi ini kepada Bob Azam, Direktur Corporate Affairs TMIM. Namun belum ia bisa merespons.
Sebelumnya sedan Toyota Vios juga berhenti diproduksi di India pada September 2021. Keputusan itu diduga berhubungan dengan Toyota Belta, sedan berbasis Suzuki Ciaz, yang sedang dipersiapkan Toyota.
Menurut pernyataan resmi distributor Toyota Kirloskar Motors di India yang dikutip dari Indian Autos Blog, Senin (27/9), strategi ini untuk memenuhi kebutuhan konsumen melalui produk dan teknologi baru. PT. BEST PROFIT
Tak ada penjelasan soal identitas model baru ataupun model pengganti sedan Yaris di India. Meski demikian rumor beredar sedan Yaris akan digantikan Belta.
Sebenarnya sedan Yaris dan Belta punya koneksi yang kuat sebab Belta adalah nama Vios di Jepang. Belta pertama kali dijual di Jepang pada 2005, kemudian dijual dengan nama sedan Yaris dan Vios di negara lain. BEST PROFIT
Sumber : cnnindonesia
PT BESTPROFIT FUTURES, PT BEST PROFIT FUTURES, PT BESTPROFIT, PT BEST PROFIT, BESTPROFIT FUTURES, BEST PROFIT FUTURES, BESTPROFIT, BEST PROFIT, BESTPRO, BPF, PT.BPF, BPF BANJAR, BPF BANJARMASIN, PT BEST, PT BPF
Comments